Operasi Bedah Penyakit Obesitas – Obesitas merupakan suatu penyakit yang tidak menular. Penyakit ini juga bisa diakibatkan karena faktor genetika. Ini kemungkinan besar yang tidak bisa dipungkiri. Untuk faktor lain yang menyebabkan obesitas masih bisa anda cegah. Dari penyakit ini bisa bermunculan pula penyakit lainnya, seperti kolesterol, hipertensi, batu empedu, diabetes, atau bisa juga gangguan vaskuler lainnya.

Operasi Bedah Penyakit Obesitas

Jumlah penderita obesitas dari tahun ke tahun semakin meningkat. Bahkan Riset Kesehatan Dasar mencatat, prevalensi obesitas di Indonesia terus meningkat dari 10,5 persen pada 2008, menjadi 14,8 persen pada 2013, dan melonjak 21,8 persen pada 2018. Maka dari itu perlu adanya pencegahan dari diri manusia untuk tidak terlalu mengkonsumsi makanan secara berlebih.

Obesitas bisa dilakukan dengan cara operasi bedah bariatrik. Dilakukan oleh seorang dokter bedah obesitas. Dimana tujuannya untuk mengecilkan lambung dan mengurangi penyerapan nutrisi yang dimakan dengan hasil akhir berupa penurunan berat badan serta memperbaiki efek metabolik yang tidak diharapkan akibat obesitas. Namun bedah ini tidak dapat dilakukan oleh semua penderita obesitas, hanya yang dikategorikan sebagai obesitas morbid dan memiliki indeks massa tubuh tinggi saja.

Komplikasi Penyakit Lain Yang Timbul

Obesitas bukan hanya sekedar kegemukan atau kelebihan berat badan. Kadar lemak yang dimiliki terlalu tinggi sehingga memberi beban kepada tulang untuk menompang badan dan organ dalam tubuh rentan beresiko menimbulkan penyumbatan  pada pembuluh darah. Ini lah yang dalam jangka panjang akan menimbulkan berbagai penyakit komplikasi yang serius. Berikut beberapa penyakit yang akan saya bahas yaitu :

Batu Empedu

Rata – rata orang yang menderita obesitas memiliki kadar kolesterol tinggi. Dokter spesialis batu empedu menjelaskan bahwa batu empedu akan timbul karena tingginya kolesterol yang tidak bisa dilarutkan oleh cairan empedu. Dimana endapan kolesterol yang tidak terlarut itu akan menjadi serpihan kristal ini lah yang membentuk batu empedu.

Hipertensi

Ukuran badan yang besar atau over akan memiliki tekanan darah yang tinggi dari pada orang normal. Karena sistem pernapasan yang tidak teratur atau terganggu, dimana jaringan dibagian pangkal tenggorokkan tidak bisa membuka saluran udara. Bukan hanya hipertensi tapi juga gangguan pada jantung, gangguan kognitif, depresi bahkan kematian. Karena nafas kadang beberapa kali terhenti saat tidur.

Diabetes mellitus

Dimana makanan yang anda makan akan terus masuk dengan kadar gula yang semakin tinggi sehingga metabolik pun akan tinggi. Ini yang menyebabkan obesitas mellitus.

Masih banyak lagi komplikasi penyakit yang ditimbulkan akibat kelebihan berat badan yang terlalu tinggi. Dokter spesialis bedah pencernaan menyarankan untuk selalu membatasi diri saat mengkonsumsi makanan manis. Semua makanan masuk melalui sistem pencernaan, dimana tidak semua sistem pencernaan bekerja baik. Maka anda perlu melakukan pencegahan dengan berolahraga, diet dengan benar bukan berarti menurunkan secara drastis karena penurunan dengan cepat pun tidak akan baik untuk tubuh, lakukan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat.

Ingat operasi bedah obesitas hanya sebagai pendukung. Dan hanya bisa dilakukan untuk penderita obesitas morbid yaitu indeks massa tubuh yang tinggi . Segera konsultasikan kepada dokter bedah obesitas di daerah anda untuk memastikan hal apa yang harus dilakukan penderita obesitas. Jangan menunggu penyakit lain datang untuk berkonsultasi kepada dokter. Hiduplah dengan sehat untuk menikmati hidup kalian, karena obesitas bisa mengurangi jangka waktu manusia hidup.