Gejala Varian Baru Covid-19 – Dikhawatirkan munculnya varian baru virus corona di Indonesia akan memicu kasus positif COVID-19. Varian Delta ditengarai menjadi ancaman bagi Indonesia karena mutasi virus corona ini tidak hanya lebih mudah menular, tetapi juga menghadirkan beberapa gejala COVID-19.

Gejala Varian Baru Covid-19

Demam yang dulunya merupakan gejala utama dari infeksi virus corona, kini sudah tidak lagi. Kini gejala virus corona varian Delta ini didominasi oleh sakit tenggorokan saat infeksi menyerang. Kemudian penderita akan mengalami kehilangan kemampuan indera penciuman atau disebut juga dengan anosmia.

Sesak napas adalah gejala baru infeksi virus corona

Selain sakit tenggorokan, waspadai pernapasan yang menjadi berat. Oleh karena itu, pasien membutuhkan lebih banyak energi untuk bernapas. Gejala ini mirip dengan sesak napas pada umumnya.

Jika Anda merasakan hal ini, segera lakukan pemeriksaan kesehatan seperti medical check up untuk biaya medical check up untuk kerja ? tidak usah khawatir anda bisa menyanyakan terlebih dahulu di klinik terdekat. Dengan demikian, pengobatan bisa segera didapatkan.

Biasanya, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sesak napas yang Anda alami. Dimungkinkan juga untuk melakukan rontgen paru-paru. Namun yang tak kalah pentingnya adalah pertolongan pertama bagi penderita COVID-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri. Pastikan kegiatan ini dilakukan saat masih dalam pengawasan tenaga medis.

Mengenakan masker dengan benar adalah kunci untuk mencegah penularan

Lantas bagaimana cara efektif untuk mencegah penularan gejala COVID-19 ini? Ternyata memakai masker dengan benar masih merupakan tindakan pencegahan yang paling efektif. Bahkan, masyarakat kini dihimbau untuk memakai masker dua lapis untuk mencegah penularan yang semakin mudah dan cepat, khususnya untuk varian Delta ini.

Tidak hanya melindungi diri sendiri, memakai masker dengan benar dan mengikuti protokol kesehatan yang dicanangkan pemerintah, juga membantu mengurangi penularan ke orang lain, terutama lansia dan bayi. Tak ketinggalan, segera dapatkan vaksin corona sesuai jadwal dan arahan pemerintah.

Namun, tetap saja ada masyarakat yang mengabaikan aturan ini, apalagi jika mereka menggunakan masker. Padahal, perlindungannya sudah jelas, masker dua lapis bisa memberikan perlindungan tubuh hingga 90 persen. Ini tentu saja lebih baik daripada menghabiskan banyak uang untuk pengobatan.

Anda bisa memakai masker medis untuk lapisan pertama dan kemudian menutupinya lagi dengan masker kain. Pastikan untuk mengganti masker medis secara rutin setiap 4 jam sekali, jangan pernah dicuci atau digunakan kembali selama berhari-hari. Sedangkan untuk masker kain, ganti setiap hari

Untuk mengantisipasi tidak adanya air yang mengalir untuk mencuci tangan, selalu gunakan hand sanitizer saat terpaksa melakukan aktivitas di luar ruangan. Bawa semua perlengkapan Anda sendiri mulai dari peralatan makan, botol minum hingga perlengkapan ibadah. Namun, jauh lebih baik jika Anda tidak keluar rumah, karena menghindari risiko penularan.

Gaya hidup dan pola makan sehat

Selain mengikuti protokol kesehatan, Anda juga harus menerapkan pola hidup dan pola makan yang sehat. Cukupi nutrisi dan cairan tubuh setiap hari dengan mengonsumsi makanan bergizi. Jangan lupa untuk rutin berolahraga di rumah. Hindari kebiasaan buruk yang menurunkan kekebalan tubuh, seperti stres dan begadang.